Cara Alami Mengatasi Tremor: Mulai dari Perubahan Gaya Hidup Hingga Terapi Ringan

Jese Leos

Content Writer | Carepro.co.id

Pernahkan tangan Anda merasa bergetar tiba-tiba? Mungkin saja Anda mengalami tremor.

Pernahkan bagian tubuh Anda merasa bergetar tiba-tiba? Mungkin saja Anda mengalami tremor. Tremor bisa menjadi gejala dari berbagai kondisi medis, termasuk penyakit Parkinson, gangguan kecemasan, dan kelelahan fisik.

Meskipun tremor sering kali tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, ada beberapa langkah alami yang dapat diambil untuk mengurangi intensitas dan frekuensi gejala. Yuk, simak informasi lengkapnya pada ulasan berikut ini.

Apa itu Tremor?

Tremor adalah gangguan neurologis yang ditandai oleh gerakan ritmik atau getaran yang tidak disengaja pada bagian tubuh tertentu. Hal ini disebabkan oleh gangguan dalam koordinasi aktivitas otot oleh sistem saraf, terutama dalam mengontrol kontraksi otot. Tremor dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh, termasuk tangan, lengan, kepala, kaki, atau bahkan seluruh tubuh.

Penyebab alami tremor masih belm dapat dipastikan, namun kondisi ini diperkirakan terjadi karena aktivitas otak listrik yang abnormal dan diproduksi melalui talamus. Selain itu juga adanya faktor genetik pada sebagian orang juga diketahui menjadi faktor terjadinya tremor. Dilansir dari halodo, seorang anak yang lahir dari orangtua yang pernah mengidap tremor dapat berisiko 50 persen menurunkan gen tersebut. Pasalnya, tremor ternyata bukan bagian dari proses penuaan alami.

Baca juga: Mengenal Myotherapy: Teknik Mengatasi Nyeri Otot dan Kaku Sendi

Jenis-jenis Tremor

Tremor dapat dikatakan ringan hingga parah, tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi medis yang mendasarinya. Berdasarkan karakteristiknya, tremor dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

1. Tremor Essential

Tremor Essential, juga dikenal sebagai tremor esensial atau tremor aksional, adalah jenis tremor yang paling umum terjadi. Ini merupakan gangguan neurologis yang ditandai oleh gerakan ritmik atau getaran yang tidak disengaja, terutama saat seseorang sedang melakukan aktivitas fisik atau menegangkan otot tertentu, seperti menulis atau mengangkat benda ringan.

Ciri khas dari tremor essential adalah tremor ini muncul tanpa adanya penyebab yang jelas dan tidak terkait dengan penyakit neurologis lainnya. Meskipun tremor essential dapat memengaruhi kualitas hidup, kondisi ini jarang menjadi gejala dari penyakit yang lebih serius. Tremor ini sering kali memburuk seiring bertambahnya usia, tetapi tidak menyebabkan kerusakan atau kecacatan fisik.

2. Tremor Parkinson

Tremor Parkinson adalah jenis tremor yang sering terkait dengan penyakit Parkinson, suatu gangguan neurodegeneratif yang mempengaruhi sistem saraf pusat. Tremor ini merupakan salah satu dari tiga gejala utama penyakit Parkinson, bersama dengan bradikinesia (pergerakan lambat) dan kekakuan otot.

Ciri khas dari tremor Parkinson adalah tremor ini terjadi saat tubuh beristirahat atau dalam keadaan diam, dan biasanya menghilang saat seseorang mulai bergerak atau melakukan aktivitas fisik. Tremor Parkinson biasanya terjadi pada satu sisi tubuh terlebih dahulu, dan kemudian dapat menyebar ke sisi tubuh lainnya seiring waktu.

Tremor Parkinson biasanya terjadi pada tangan, lengan, atau kaki, dan dapat membuat aktivitas sehari-hari seperti menulis, makan, atau berpakaian menjadi sulit. Meskipun tremor Parkinson dapat mengganggu, tidak semua penderita Parkinson mengalami tremor, dan tingkat keparahannya dapat bervariasi dari satu individu ke individu lainnya.

3. Tremor Kecemasan


Tremor kecemasan adalah jenis tremor yang terjadi sebagai respons terhadap stres atau kecemasan yang dialami seseorang. Ini merupakan gejala fisik dari respons "fight or flight" yang terjadi ketika seseorang merasa terancam atau cemas. Tremor kecemasan dapat terjadi pada siapa saja, tetapi lebih umum terjadi pada individu yang rentan terhadap gangguan kecemasan.

Ciri khas dari tremor kecemasan adalah tremor ini muncul selama periode stres atau kecemasan dan dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk tangan, lengan, kepala, atau kaki. Tremor ini sering kali ringan hingga sedang dalam intensitasnya dan biasanya menghilang setelah sumber stres atau kecemasan mereda.

4. Tremor Fisiologis

Tremor fisiologis adalah jenis tremor yang terjadi sebagai respons alami terhadap faktor-faktor tertentu dalam lingkungan atau keadaan tubuh seseorang seperti kelelahan, suhu dingin, atau konsumsi kafein yang berlebihan. Biasanya tidak memerlukan perawatan medis.

Tremor fisiologis umumnya bersifat ringan dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini bisa terjadi secara sporadis dan biasanya hilang dengan sendirinya setelah faktor pemicu hilang atau setelah tubuh beristirahat.

Baca juga: Sering Diabaikan, 7 Kebiasaan Buruk ini Ternyata Bisa jadi Pemicu Stroke

Bagaimana Cara Mengatasi Tremor?

Menurut sejumlah studi medis terbaru, tidak ada obat yang dapat menyembuhkan tremor sepenuhnya. Namun, ada berbagai terapi dan pendekatan alami yang dapat membantu mengurangi gejala tremor dan meningkatkan kualitas hidup penderitanya.

Namun, ada langkah-langkah alami yang dapat diambil untuk mengatasi tremor dan meningkatkan kualitas hidup. Berikut ini adalah cara alami untuk mengatasi tremor menurut medis:

1. Perubahan gaya hidup

Seorang neurologis terkenal, Dr. Lisa Chen menyoroti pentingnya perubahan gaya hidup dalam mengelola tremor. Dirinya menjelaskan, pola makan yang sehat dan seimbang dapat memainkan peran penting dalam mengurangi gejala tremor.

Konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein berkualitas tinggi dapat membantu menjaga kesehatan sistem saraf dan mengurangi gejala tremor. Pengurangan kafein juga perlu, sebab kafein dapat meningkatkan kecemasan dan memperburuk tremor pada beberapa individu. Mengurangi konsumsi kafein dari minuman seperti kopi, teh, dan minuman berenergi dapat membantu mengurangi gejala tremor.

Selain itu, aktivitas fisik yang teratur, seperti berjalan, berenang, atau yoga, dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kontrol motorik, sehingga mengurangi intensitas tremor.

2. Manajemen stres dan kecemasan

Praktik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau yoga dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan yang dapat memperburuk tremor. Selain itu, memastikan tidur yang cukup setiap malam dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dan fungsi sistem saraf, yang penting untuk mengendalikan tremor.

3. Pendekatan holistik

Saat menangani tremor, penting untuk mempertimbangkan tubuh, pikiran, dan jiwa pasien secara keseluruhan. Cara ini melibatkan mempertimbangkan seluruh aspek kesehatan dan kehidupan seseorang, termasuk fisik, mental, emosional, dan spiritual. Pendekatan ini bertujuan untuk memahami dan mengatasi penyebab mendasar tremor serta meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Pendekatan holistik mengakui bahwa setiap individu adalah unik dan mungkin memerlukan kombinasi pendekatan yang berbeda-beda untuk mencapai kesehatan dan kesejahteraan yang optimal.

4. Obat-obatan

Tremor juga dapat diatasi dengan menggunakan beberapa obat-obatan untuk mengurangi gejalanya. Obat-obatan umum yang biasanya diberikan adalah Inderal, Neurontin, Mysoline, dan Topamax. Selain itu suntikan botox dipercaya juga dapat menjadi alternatif pengobatan. Cara tersebut dinilai efektif mengatasi tremor vokal dan kepala.

5. Terapi fisik dan okupasi

Terapi fisik dan okupasi dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, koordinasi gerakan, dan kontrol motorik, yang dapat mengurangi intensitas tremor. Teknik relaksasi dan latihan khusus juga dapat diajarkan untuk membantu mengelola gejala tremor.

Pada terapi fisik, yaittu dengan membimbing pasien melalui latihan-latihan yang dirancang untuk meningkatkan koordinasi gerakan dan kontrol otot. Latihan-latihan kekuatan ditargetkan pada otot-otot yang terlibat dalam gerakan yang terpengaruh oleh tremor dapat membantu mengurangi intensitas tremor. Selain itu juga melatih peregangan otot-otot yang kaku atau tegang. Hal ini dapat membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan rentang gerakan, sehingga mengurangi gejala tremor.

Sedangkan pada terapi okupasi membantu menyesuaikan lingkungan dan peralatan sehari-hari agar sesuai dengan kebutuhan individu yang mengalami tremor. Misalnya, menggunakan alat tulis yang lebih besar atau stabil untuk menulis. Terapis okupasi mengajarkan teknik-teknik yang membantu individu mengompensasi gejala tremor saat melakukan aktivitas sehari-hari, seperti menggunakan tangan yang lebih stabil untuk menahan benda atau menggunakan teknik pernapasan yang memperlambat gerakan.

Baca juga: Home Visit Dokter: Pengertian, Manfaat, Cara Menggunakan, dan Biaya

Berikut tadi adalah beberapa penjelasan mengenai tremor. Memilih pendekatan yang tepat dalam mengatasi tremor dapat menjadi proses yang kompleks, tetapi dengan kombinasi perubahan gaya hidup sehat, manajemen stres, dan terapi fisik, banyak orang dapat menemukan perubahan yang signifikan dalam gejala mereka. Konsultasikan dengan dokter atau ahli terapi untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan individu Anda.

Anda dapat melakukan konsultasi dokter online terlebih dahulu untuk melakukan langkah perawatan selanjutnya. Dokter homecare Care Pro siap membantu Anda dengan konsultasi nyaman di rumah. Download aplikasi Care Pro secara gratis untuk pesan layanan homecare yang Anda butuhkan hari ini. Tim medis kami siap membantu keluhan Anda!


REFERENSI

Mayo Clinic (2023). Essential tremor. Diakses pada 28 April 2024.

Healthline (2022). Everything You Need to Know About Tremors. Diakses pada 28 April 2024.

Verywell Health (2022). Tremor as a Symptom of Multiple Sclerosis. Diakses pada 28 April 2024.

Parkisons New’s Today (2023). Parkinson’s disease symptoms. Diakses pada 28 April 2024.

Logo Carepro ID

Carepro merupakan perusahaan teknologi yang bergerak dibidang kesehatan yang membantu banyak pengguna jasa untuk mendapatkan fasilitas kesehatan di rumah dengan mudah, nyaman dan juga cepat.

© Copyright 2024 PT Insan Teknologi Persada

Contact Info

  • contact@carepro.co.id